Manajemen Komunikasi S1 - Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI
Program
Studi Manajemen Komunikasi Institut Stiami adalah Program studi yang
mempelajari tentang bagaimana proses penyampaian pesan secara efektif dari
Komunikator (pemberi pesan) kepada komunikan (penerima pesan) melalui berbagai
media. Program manajemen komunikasi mempelajari komunikasi dalam berbagai
tingkatan, mulai dari individu, media, periklanan / publisitas, komunikasi
interkultural, hingga komunikasi media sosial.
Ilmu
komunikasi berhubungan erat dengan masalah fundamental dari hubungan antara
manusia dengan sesamanya dalam bermasyarakat. Program studi manajemen komunikasi
Institut Stiami memiliki 3 tiga konsentrasi Mass and Media Social
Communications, Public Relations, dan Marketing Komunikasi, serta hal lainnya
agar dapat menjadi program studi berakhlak mulia, unggul, dan serta berdaya
saing pada bidang Komunikasi sehingga dapat berkompetisi dalam taraf nasional
maupun internasional.
Visi Program Studi
Menjadi Program Studi Manajemen Komunikasi yang Berakhlak Mulia,
Unggul, dan serta Berdaya Saing
Misi Program Studi
1. Menyelenggarakan
dan mengembangkan pendidikan berstandar internasional di bidang Komunikasi yang
berkualitas, profesional, dan beretika dengan menerapkan prinsip penjaminan
mutu (quality assurance)
2. Menyelenggarakan
kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas, dalam
upaya turut menambah kekayaan keilmuan komunikasi, serta bermanfaat baik bagi
masyarakat nasional maupun internasional.
3. Menyebarluaskan
hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terutama dalam upaya
pengembangan sumberdaya yang professional secara berkelanjutan.
Kompetensi Dasar Program Studi
KOMPETENSI UMUM :
1.
Memiliki kesadaran dan wawasan tentang luas
pengaruh ilmu komunikasi dalam konteks kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan
politik.
2.
Mempunyai pengetahuan dan keterampilan
merencanakan, menerapkan dan mengevaluasi program komunikasi dalam berbagai
konteks komunikasi.
3.
Memiliki keterampilan dalam memanfaatkan
kemajuan teknologi komunikasi dan memahami efek sosial komunikasi yang
ditimbulkan akibat pemanfaatan teknologi tersebut.
4.
Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam
pengelolaan sistem informasi dan komunikasi sesuai kebutuhan profesi dan
organisasi.
5.
Memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar
komunikasi yang ditunjang oleh kemampuan human relations, persuasi dan
negosiasi dalam menangani berbagai masalah komunikasi dan membangun relasi
dengan berbagai bidang profesi dan institusi komunikasi lainnya.
6.
Memiliki motivasi, sikap dan perilaku sesuai
dengan etika profesi dalam mengembangkan profesionalisme di bidang komunikasi.
KOMPETENSI KONSENTRASI MASS AND MEDIA SOCIAL COMMUNICATIONS :
1.
Memiliki Journalism knowledge (pengetahuan
jurnalistik) meliputi pengetahuan dasar ilmu komunikasi (termasuk filsafat,
logika, dan bahasa), pengetahuan dasar jurnalistik, sampai dengan pengetahuan
jurnalistik tingkat lanjut (advance).
2.
Memiliki Social research knowledge (pengetahuan
tentang konsep penelitian sosial), meliputi pengetahuan tentang metode- metode
penelitian serta teknik analisis yang berguna untuk mencari dan mengolah data
di lapangan.
3.
Mengetahui Relevant knowledge (pengetahuan
pendukung yang relevan), meliputi ilmu hukum, ekonomi, politik, psikologi,
bahkan bila perlu ilmu-ilmu eksakta
KOMPETENSI KONSENTRASI PUBLIC RELATIONS :
1.
Memiliki kemampuan mendesain, melaksanakan dan
mengevaluasi kegiatan/program Hubungan Masyarakat dalam berbagai bentuk dan
jenjang organisasi serta mengelola media dan program komunikasi kehumasan
internal dan eksternal.
2.
Memiliki kemampuan melaksanakan riset opini
publik, pencitraan dan kampanye terbatas untuk mengembangkan hubungan
berdasarkan goodwill.
3.
Memiliki Kemampuan menggunakan keterampilan
komunikasi untuk membangun hubungan dengan komunitas media, pemerintah dan
berbagai publik terkait dengan menggunakan teknologi komunikasi yang terkait
denganbidang penerapan humas termasuk Cyber Public Relations.
4.
Memiliki Kemampuan mengelola isu dan menangani
krisis komunikasi, konflik dan masalah komunikasi organisasi berdasarkan teori,
teknik, prinsip-prinsip dan etika kerja hubungan masyarakat.
5.
Menguasai teori-teori pencitraan, persuasi,
komunikasi massa, komunikasi publik, pengelolaan isu dan teori relationship
untuk mengembangkan hubungan dengan berbagai publik/stakeholdersterkait, dan
secara kontekstual menguasai pengetahuan tentang posisi, fungsi dan praktik
Humas dalam berbagai setting organisasi baik pemerintah, swasta atau lembaga
swadaya masyarakat.
6.
Memiliki kemampuan melakukan evaluasi pasca
produksi media-media PR baik untuk media cetak maupun elektronik berdasarkanan
analisis kebutuhan dan pemetaan konsumen & pasar
7.
Menguasai teori teori terkait perilaku konsumen,
komunikasi visual, komunikasi persuasi, dan komunikasi massa & media baru
sehingga mampu menghasilkan karya atau produk iklan sesuai perencanaan
strategis iklan; keterampilan membuat desain periklanan mencakup copywriting,
visualisasi, dan editing baik untuk media cetak maupun elektronik, serta
memiliki keterampilan bernegosiasi dan membina hubungan dengan klien.
8.
Memiliki kemampuan memetakan potensi publik dan
permasalahannya dalam upaya menyelesaikan krisis komunikasi.
9.
Memiliki kemampuan menganalisis dan
menginterpretasikan permasalahan yang terdapat di publik internal dan
eksternal.
KOMPETENSI KONSENTRASI MARKETING KOMUNIKASI :
1.
Memiliki kemampuan Basic communication skills
(berbicara, menulis, menyimak, visual) Dan keterampilan (kemampuan) manajerial
2.
Memiliki Pemahaman aspek teoretis komunikasi dan
konsep manajemen
3.
Memiliki kemampuan menganalisis situasi,
memformulasikan masalah komunikasi, dan mengembangkan alternatif solusi
4.
Memiliki kemampuan menguasai teknologi informasi
dan komunikasi (ICT)
5.
Memiliki kemampuan leadership dan
enterpreneurship
6.
Memiliki kemampuan mengelola kegiatan komunikasi
dalam konteks organisasional
7.
Memiliki kemampuan mengelola budaya
organisasional
8.
Memiliki kemampuan menganalisis, merancang dan
mengimplementasikan sistem informasi dalam konteks organisasi
9.
Memiliki kemampuan mengelola jaringan komunikasi
dan jaringan komunikasi pemasaran dalam konteks organisasional
10.Memiliki kemampuan merancang
strategi komunikasi bisnis dan komunikasi pemasaran serta mengelola alat-alat
promosi
Sumber: DIKTI, KEMDIKBUD








